BRI Liga 1: Uston Nawawi Tidak terima

BRI Liga 1: Uston Nawawi Tolak Tujuan Persebaya Justru Dianggap Dipertanyakan

Laga Persebaya Surabaya kontra Persis Solo menjadi perbincangan hangat di kalangan publik sepak bola. Karna ada gol yang membuat kericuhan di pertandingan pekan ke 8 tersebut . Laga yang berbau laga hantu itu terjadi kemarin di GBT stadium surabaya rabu kemarin. Gol Persebaya Surabaya itu dinilai kontroversial karena tayangan ulang memperlihatkan bola tak melenceng terlalu jauh.

Ini dimulai dengan gelandang Robson

Bermula dari umpan manis yang diberikan gelandang Robson Duarte ke kotak penalti Persis Solo. Striker Paulo Henrique menyambutnya dengan sundulan dan bola membentur garis gawang sebelum akhirnya berhasil ditangkap kiper Muhammad Riyandi.Paulo Henrique berhenti beberapa saat sebelum merayakannya. Pejabat itu kemudian membenarkannya. Saat ini, gol tersebut dianggap meragukan karena bola belum melewati garis gawang.

Meski begitu, pelatih sela Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, menampik penilaian yang menyebut gol timnya patut diperdebatkan.

“Saya yakin itu masih belum objektif. Tidak ada yang meragukan, itu pilihan wasit,” kata Uston Nawawi usai pertandingan.

Delapan Pertandingan Tanpa Kesuksesan

Gol itu menjadi satu-satunya yang dicetak Persebaya Surabaya di laga ini. Tragisnya, grup asal City of Legends justru lalai mendominasi permainan. Pasalnya, Persis kemudian menyeimbangkan aksi pemain sayap Sho Yamamoto (58′). Ia berpeluang memanfaatkan umpan silang kapten Eky Taufik, begitu pula dengan sundulannya. Untuk kesekian kalinya, Bajul Ijo pun gagal memenuhi targetnya masing-masing di setiap pertandingan. Persebaya kini sudah menjalani delapan pertandingan tanpa hasil.

Tidak beruntung

Dari segi permainan, Persebaya Surabaya cukup hebat dalam mengalahkan lawan. Di babak utama, mereka berhasil ditaklukkan oleh serangan-serangan Persis. Dalam situasi itu, Bajul Ijo unggul dalam mencetak gol utama. Pas di menit menit akhir persebaya tampil agresif dan terus menyerang sehingga membuat pertahanan persisiolo kacau berantakan, dan hasil dari tidka menyerahnya persebaya adalah 1 gl yang menyelamatkan  mereka dari jurang kekalahan dan menjadikan skor 1-1 imbah dan harus puas berbagi 1 point Berbagai peluang luar biasa dibuat oleh pemain berbeda seperti Henrique, Ripal Wahyudi, dan Robson Duarte. Sayangnya, tidak ada yang menghasilkan tujuan.

Kami akan kembangkan lebih lanjut ke depan untuk pertandingan berikutnya. Kami sedang menyiapkan pemain saat ini,” tambah Uston. Hasil ini tidak mengubah posisi kedua grup di klasemen. Persebaya masih berada di posisi keempat belas dan tepat satu strip di bawahnya. Keduanya mengumpulkan 25 fokus dari 21 koordinat dengan enam kali sukses, tujuh kali imbang, dan delapan kali kalah.

Belum di ketahui pasti penyebab kenapa persebaya tidak menang selama 8 pertandingan, hanya seri 7kali dan kalah 1 kali, itu menjadi kemarahan tersendiri bagia fans bajul ijo dan pada malam hari terjadi demo yang di lakukan oleh para fans persebaya yang sempat terjadi kericuhan dan saling dorong mendorong antara penjaga dan para fans.

Tim kami yang memantau dari kejauhan hanya bisa mendokan agar demo ini tidak menimbulkan hal buruh ataupun hal hal yang tidak mengenakan nantinya. Dan apa yang di harapakan oleh para fans segera bisa terlaksana dan di berikan oleh menejemen persebaya

Sekutu Persebaya Surabaya kembali menggelar pameran di hadapan Gelora Bung Tomo Arena (GBT) Surabaya, Rabu (13/12/2023) malam.

Acara ini akan selesai pada hari ini dan akan menjadi hari yang panjang untuk kami , tapi kami cukup bersyukur dan akan terus belajar trus agar  bisa keluar dari bayang bayang kekalahan ini.

“Jelas hasil kecil ini menjadi perhatian kami. Empat fokus yang kami sampaikan di Sutos hingga saat ini belum mendapat respon tegas dan tegas dari pengawas Persebaya,” kata Saiful Antoni, salah satu delegasi Bonek yang melakukan pameran.

Capo Ipul, sapaan akrabnya, mengatakan kehadiran Bonek untuk menyuarakan tujuan tersebut, sekaligus membantu pemerintah mengingat jaminan mereka mendapatkan minimal tujuh fokus dalam tiga pertandingan. Meski begitu, hingga saat ini belum ada reaksi terkait ketidakmampuan memenuhi komitmen tersebut.

“Kami tentu hadir di sini untuk mendengarkan secara langsung sebagian kegiatan kami yang selama ini belum pernah terbalas,” ujarnya.

Ia pun meminta agar pemerintah bisa mengembalikan kejayaan Persebaya yang kerap menang.

By maticvr

Related Post