7 Pemain yang Gagal Bersinar di Tangan Josep Guardiola

7 Pemain yang Gagal Bersinar di Tangan Josep Guardiola  –Josep Guardiola memang salah satu manajer paling berprestasi di dunia sepak bola.Terkadang pemain yang kerja sama dengan dia tidak perfom cidera atau emngalami hal kurang beruntung Dia memeng hebat dan benar benar memiliki kualitas di atas rata rat, dia udh dapt piala 38 piala. Itu termasuk juara-juara papan atas bersama Manchester City musim lalu.

Beberapa orang atau pemain ayng pernah di bawah asuhan dia dan bersinar beersama club R. lewandoski, L mesii dan aguero, tiga pemain ini semua orang tau kualitasnya yang bisa mencetak gol dari sudut mana pun, bahkan dalam sudut yang mustahil. Walaupun bgitu ada juga beberapa pemian yang tidak bisa menunjukan kualitas terbaiknya saat bersama pep, ini dia sudah kami rangkup.

1. Calvin Phillips

Kalvin Phillips bergabung dengan Manchester City pada Juli 2022. Dia didaftarkan oleh The Residents setelah menjalani musim yang baik bersama Leeds United. Meski begitu, sejak pindah ke Etihad Arena, profesi pemain Leeds tersebut semakin menurun. Selain kalah bersaing dari Rodri, berbagai luka juga mengganggu penampilan dirinya.

Musim ini, Phillips baru mendapat kesempatan bermain berkali-kali. Gelandang berusia 28 tahun itu dikabarkan akan hengkang dari Etihad Arena pada Januari 2024

2. Mario Gotze

Mario Gotze menjadi rekrutan Josep Guardiola yang paling berkesan saat menukangi Bayern Munich. Gelandang Jerman ini dipilih dari Borussia Dortmund pada tahun 2013. Gotze memenangkan tujuh hadiah saat bermain dengan goliat Jerman. Meski begitu, Guardiola bisa dibilang tak pernah menemukan cara untuk mengeluarkan kapasitas maksimalnya.

Dia berhasil mencetak 36 gol dari 116 pertandingan, sepertinya dia punya sdikit kendala dan beberapa hala makannya bisa seburuk itu angkanya

3. Medhi Benatia

Medhi Benatia di beli dari as  roma sebesar 22jt pouns di pertengahan tahun 201 tapi kualitasnya tidak bagus dan dia lebih banyak di bangku cadangan. Pemain bertahan asal Maroko itu direkrut dari AS Roma. Benatia menikmati dua tahun bersama Guardiola di Bayern Munich. Dia jelas memiliki masalah sehinga permainnaya bisa seburuk itu dan tidak berakhir baik atau bagus Dia sempat di pindahkan ke juventus dan dengan status pinjaman, walau dia akhitnya dia di jual ke club seri A

4.Zlatan Ibrahimovic

Kepindahan Zlatan Ibrahimovic dari Bury Milan ke Barcelona pada tahun 2009 memang sangat mencengangkan. Striker asal Swedia ini sepertinya bakal membawa Blaugrana ke level yang lebih tinggi. Tragisnya, hubungan Ibrahimovic dan Guardiola kemudian berpisah. Ketika Guardiola ingin membangun struktur barunya di sekitar Lionel Messi, Ibrahimovic justru menjadi pilihan berikutnya. Ibrahimovic bermain di Barcelona selama satu musim dan mencetak 16 gol di liga. Dia kemudian melanjutkan karirnya di AC Milan, PSG, Manchester United, La World dan kembali ke Milan.

5. Alexander Hleb

Setelah rutin tampil dengan persediaan amunisi, Alexander Hleb bergabung dengan Josep Guardiola di Barcelona. Kepindahannya terjadi sebelum awal musim 2008/2009. Meski begitu, berbeda dengan era Arsene Wenger, Hleb tidak banyak bermain bersama Guardiola. Dia tidak bisa menyaingi gelandang top Blaugrana lainnya seperti Xavi dan Andres Iniesta. Hleb baru menjalani satu musim di bawah asuhan Guardiola. Mentor asal Spanyol itu kemudian memilih untuk mengkreditkan sang pemain ke berbagai klub hingga akhir masa kerjanya di klub tersebut.

6.Danilo

Danilo mungkin membawa pulang dua kejuaraan Chief Association di bawah Josep Guardiola. Bagaimanapun, tidak ada keraguan bahwa bek Brasil itu telah berjuang untuk memenuhi harapan di Inggris. Danilo didapat dari Real Madrid. Dia sering masuk dalam starting XI Man City sehingga Guardiola merasa kesulitan untuk mendapatkan eksekusi yang dapat diprediksi darinya. Setelah dua tahun yang biasa-biasa saja, Man City menawarkannya ke Juventus. Dia saat ini menjadi pemain biasa di lini belakang Bianoneri

7.Dmytro Chyhrynskyi

Dmytro Chyhrynskyi dipilih Barcelona pada akhir musim semi 2009. Guardiola mengeluarkan dana sekitar 22 juta poundsterling untuk bek Shakhtar Donetsk tersebut. Sayangnya, Guardiola berusaha mengeluarkan yang terbaik dari tim global Ukraina. Dia baru saja menjalani satu musim di Camp Nou sebelum kembali ke Shakhtar.

Chyhrynskyi hanya muncul beberapa kali di bawah asuhan Guardiola. Pemain yang kini berusia 37 tahun itu memang kini bermain untuk Shakhtar. Sumber: Planet Sepak Bola

By maticvr

Related Post